Jan
18
2011
1

Tie a Yellow Ribbon Around the Old Oak Tree

Pada tahun 1971 surat kabar New York Post menulis kisah nyata tentang seorang pria yang hidup di sebuah kota kecil di White Oak, Georgia, Amerika. Pria ini menikahi seorang wanita yang cantik dan baik, sayangnya dia tidak pernah menghargai istrinya. Dia tidak menjadi seorang suami dan ayah yang baik. Dia sering pulang malam- malam dalam keadaan mabuk, lalu memukuli anak dan isterinya.

Satu malam dia memutuskan untuk mengadu nasib ke kota besar, New York. Dia mencuri uang tabungan isterinya, lalu dia naik bis menuju ke utara, ke kota besar, ke kehidupan yang baru. Bersama-sama beberapa temannya dia memulai bisnis baru. Untuk beberapa saat dia menikmati hidupnya. Sex, gambling, drug. Dia menikmati semuanya.

Bulan berlalu. Tahun berlalu. Bisnisnya gagal, dan ia mulai kekurangan uang. Lalu dia mulai terlibat dalam perbuatan kriminal. Ia menulis cek palsu dan menggunakannya untuk menipu uang orang. Akhirnya pada suatu saat naas, dia tertangkap. Polisi menjebloskannya ke dalam penjara, dan pengadilan menghukum dia tiga tahun penjara.

Menjelang akhir masa penjaranya, dia mulai merindukan rumahnya. Dia merindukan istrinya. Dia rindu keluarganya. Akhirnya dia memutuskan untuk menulis surat kepada istrinya, untuk menceritakan betapa menyesalnya dia. Bahwa dia masih mencintai isteri dan anak-anaknya.

Dia berharap dia masih boleh kembali. Namun dia juga mengerti bahwa mungkin sekarang sudah terlambat, oleh karena itu ia mengakhiri suratnya dengan menulis, “Sayang, engkau tidak perlu menunggu aku.

Namun jika engkau masih ada perasaan padaku, maukah kau nyatakan?
Jika kau masih mau aku kembali padamu, ikatkanlah sehelai pita kuning bagiku, pada satu-satunya pohon beringin yang berada di pusat kota. Apabila aku lewat dan tidak menemukan sehelai pita kuning, tidak apa-apa. Aku akan tahu dan mengerti. Aku tidak akan turun dari bis, dan akan terus menuju Miami. Dan aku berjanji aku tidak akan pernah lagi menganggu engkau dan anak-anak seumur hidupku.”

Akhirnya hari pelepasannya tiba. Dia sangat gelisah. Dia tidak menerima surat balasan dari isterinya. Dia tidak tahu apakah isterinya menerima suratnya atau sekalipun dia membaca suratnya, apakah dia mau mengampuninya?

Dia naik bis menuju Miami, Florida, yang melewati kampung halamannya, White Oak. Dia sangat sangat gugup. Seisi bis mendengar ceritanya, dan mereka meminta kepada sopir bus itu, “Tolong, pas lewat White Oak, jalan pelan- pelan…kita mesti lihat apa yang akan terjadi…”

Hatinya berdebar-debar saat bis mendekati pusat kota White Oak. Dia tidak berani mengangkat kepalanya. Keringat dingin mengucur deras.
Akhirnya dia melihat pohon itu. Air mata menetas di matanya…
Dia tidak melihat sehelai pita kuning…
Tidak ada sehelai pita kuning….
Tidak ada sehelai……

Melainkan ada seratus helai pita-pita kuning….bergantungan di pohon
beringin itu…Ooh…seluruh pohon itu dipenuhi pita kuning…!!!!!!!!!!!!

Kisah nyata ini menjadi lagu hits nomor satu pada tahun 1973 di Amerika.
Sang sopir langsung menelpon surat kabar dan menceritakan kisah ini. Seorang
penulis lagu menuliskan kisah ini menjadi lagu, “Tie a Yellow Ribbon Around
the Old Oak Tree”, dan ketika album ini di-rilis pada bulan Februari 1973,
langsung menjadi hits pada bulan April 1973.

Written by Angga Sany in: Knowledge Management |
Jan
18
2011
0

God Is Good

Katakan…Tuhan Itu Baik
Dua orang laki-laki mengadakan perjalanan jauh. Yang satu adalah orang saleh,
tetapi yang lainnya adalah orang yang tidak percaya kepada TUHAN.
Di dalam perjalanan tersebut, mereka membawa barang-barang berharga untuk dijual beserta seekor kuda,
seekor ayam jantan, dan sebuah obor.

Sepanjang perjalanan, kedua orang tersebut berdiskusi tentang TUHAN.
“TUHAN itu sangat baik, DIA selalu merancangkan yang baik bagi kita,” kata orang yang saleh.
“Aku tidak yakin dengan apa yang engkau katakan,
dan kita akan melihat apakah TUHAN memang baik selama kita melakukan perjalanan ini,”
jawab orang yang tidak percaya TUHAN.

Menjelang sore, tibalah kedua orang tersebut di sebuah desa dan mereka berharap ada orang yang mau menerima kedatangan mereka.
Kedua orang tersebut sudah hampir mendatangi semua rumah di desa itu,
tetapi tidak seorangpun yang bersedia menerima mereka.
Terpaksa, kedua orang itu pergi ke hutan yang tidak jauh dari desa itu.
“Kau bilang TUHAN itu baik,” kata orang yang tidak percayaTUHAN.
“Ya, pasti menurut TUHAN, bermalam di hutan ini merupakan yang terbaik bagi kita.”
Setelah menambatkan kuda, mereka pun memasang tenda.

Tidak lama berselang, terdengarlah suara binatang buas di tempat dimana mereka menambatkan kuda,
dan ternyata seekor singa menerkam kuda mereka.
Kedua orang itu pun cepat-cepat menyelamatkan diri dengan memanjat pohon besar di sekitar mereka.
“Masih beranikah kau mengatakan bahwa TUHAN itu baik?” kata orang yang tidak percaya TUHAN.
“Tahukah kau, kalau singa itu tidak menerkam kuda, maka ia pasti menerkam kita. TUHAN memang baik.”

Mereka masih berada di atas pohon ketika hembusan angin yang cukup kencang memadamkan obor mereka.
Sedangkan obor itu merupakan satu-satunya penghangat yang mereka miliki di tengah cuaca yang begitu dingin.
“Kelihatannya kebaikan TUHAN begitu nyata sepanjang malam ini” kata orang yang tidak percaya TUHAN dengan nada sinis.

Keesokan harinya, kedua orang itu kembali masuk desa untuk mencari makanan.
Melihat keadaan desa yang porak poranda, mengertilah mereka bahwa tadi malam desa tersebut telah dijarah oleh
sekelompok perampok. “Telah terbukti bahwa TUHAN memang baik. Jika saja tadi malam kita menginap di desa ini,
maka barang-barang kita yang berharga pasti ikut dirampok dan kalau saja angin tidak memadamkan obor kita.
Maka perampok2 itu pasti bisa melihat barang2 kita dengan jelas
karena kita memasang tenda tidak jauh dari jalan menuju desa ini.”

Orang yang percaya TUHAN akan belajar melihat kebaikan TUHAN melalui kejadian-kejadian yang TUHAN izinkan terjadi.
Jangan pernah menilai TUHAN hanya melalui sepotong kejadian,
tetapi percayalah bahwa DIA selalu bekerja untuk kebaikan kita melalui banyak perkara.
Keindahan karya seseorang akan kelihatan setelah karya itu selesai.

Written by Angga Sany in: Knowledge Management |
Jan
17
2011
0

Never Judge The Book From Its Cover

kecantikan adalah salah satu bisnis dahsyat, di samping bisnis makanan. Orang Brazil, bahkan, rela operasi plastik berkali-kali demi mendapatkan kecantikan fisik yang bohai. Petuah atau petua kecantikan “Never judge a book by its cover” seperti tidak pernah dipahami dengan sedalam-dalamnya.

Legenda Pandangan Pertama Efek keindahan dan kecantikan fisik memang luar biasa. Banyak sudah cerita yang membuat orang-orang besar terpesona dan rela kehilangan banyak hal hanya gara-gara melihat kecantikan seorang wanita pada pandangan pertama. Kisah film Maid in Manhattan yang diperankan oleh Jennifer Lopez bisa menjadi pelajaran yang bukan tidak mungkin banyak terjadi di sekitar kita.  Seorang wanita kelas bawah yang berusaha mendapatkan perhatian dari seorang laki-laki dari kalangan atas. Sang laki-laki jatuh ke pelukan sang wanita yang sebenarnya hanyalah seorang pelayan hanya karena si pelayan berubah bak Cinderella dalam satu malam.  Lirik lagu Cinta Satu Malam juga bercerita tak jauh dari pengagungan kehebatan dunia fisik yang membuat hati begitu terlena. Kisah yang menyerempet bahaya hanya karena ingin memuaskan dahaga mencari keindahan dan kenikmatan fisik semata, telah membuat banyak orang melakukan “one night stand atau cinta satu malam”.

Fisik Tak Sama dengan Jiwa Ini klise. Namun, fisik memang tak sama dengan jiwa. Keduanya berkembang. Akan tetapi, pertumbuhan dan perkembangannya bisa tidak pada waktu yang bersamaan. Fisik bisa lebih dahulu mencapai puncak kecantikannya tetapi jiwanya masih tertatih di usia balita. Sebaliknya, fisik mungkin masih berada di usia belia tetapi jiwa telah sangat dewasa. “The young in the old soul” itulah istilah yang tepat untuk menggambarkan orang-orang muda yang mempunyai jiwa matang.  Kematangan jiwa inilah yang akan memancarkan aura kecantikan nan berkarisma. Kalau sudah mempunyai aura karismatik seperti ini, siapa pun yang diinginkan pasti akan dengan senang hati menyerahkan diri. Hampir semua orang akan senang dan nyaman berada di dekat orang-orang berjiwa dewasa. Kedamaian dan kenyamanan itu tercipta karena adanya jiwa-jiwa yang bersatu, bukan fisik semata.

Belahan Jiwa Bukan Belahan Fisik Sering terlintas rasa heran berkepanjangan kala melihat pasangan suami istri yang secara fisik begitu kontras. Sang suami secara fisik mungkin akan kena tangkap ketika ada razia orang jelek. Sementara sang istri, mantan pemenang lomba putri-putrian yang cantik, anggun, dan pintar. Keduanya begitu mesra tak terpisahkan.  Mungkinkah hal tersebut terjadi hanya karena perpaduan dua tubuh? Pasti tidak. Kenyamanan tercipta karena dua jiwa yang saling memberikan cinta dan kasih yang tulus. Meskipun demikian, tak bisa disangkal bahwa bersatunya jiwa akan lebih syahdu bila diikuti oleh perpaduan keduanya secara fisik.  Salah satu kehebatan bersatunya jiwa ini adalah dengan terbentuknya sebuah kemiripan yang semakin hari semakin kentara. Suami istri yang saling berbagi kehidupan akan tampak seperti dua saudara kandung dengan kemiripan wajah yang tak terelakkan. Bahkan, gaya bicara dan tersenyum pun mirip.  Mungkin mereka tidak menyadari tapi orang-orang di sekitarnya dapat melihat dan merasakan betapa kekuatan cinta mereka memberikan energi sangat positif yang tak bisa ditutup-tutupi. Sentuhan yang tercipta adalah berkat dari sentuhan jiwa yang telah bersatu.

Cintailah Jiwa Sulit memang bila belum merasakan bagaimana bisa mencintai jiwa seseorang tanpa memandang fisiknya. Perlu waktu dan mungkin juga pengalaman sebelum mampu berlabuh pada pulau kecantikan jiwa.

Written by Angga Sany in: Knowledge Management |
Jan
17
2011
0

Pengaruh Cerita Dongeng Terhadap Perkembangan Anak Bangsa

David McClelland, seorang pakar psikologi sosial, mengungkapkan hasil penelitiannya yang menyimpulkan sebuah teori bahwa cerita dongeng untuk anak sebelum tidur sangat mempengaruhi prestasi suatu bangsa. McClelland memaparkan penelitiannya terhadap dua negara terkuat abad 16 yaitu Inggris dan Spanyol.

Cerita anak di negara Inggris kaya akan muatan spritualitas dan motivasi untuk maju. Sebaliknya, Cerita anak di Spanyol penuh dengan muatan yang membuat anak terlelap dan ternina-bobokan.Dari begitu banyak cerita dari berbagai negara yang dikumpulkan McClelland dan kemudian diteliti, menunjukkan bahwa negara yang pertumbuhan ekonominya sangat tinggi adalah negara yang memiliki cerita dongeng anak mengandung need for achievement ( kebutuhan berprestasi) yang tinggi.

Cerita si Kancil dan Mental Bangsa Indonesia Kemudian salah satu guru besar fakultas budaya universitas Indonesia, Ismail Marahaimin, mengungkapkan hasil penelitian yang senada. Dongeng si Kancil Mencuri Mentimun yang sangat populer di Indonesia bisa jadi adalah salah satu penyebab bobroknya mental pemimpin bangsa. Kancil mencerminkan tokoh yang cerdas tapi licik. Secara tidak disadari cerita ini akan melekat dalam alam bawah sadar anak-anak bahwa mental tokoh seperti kancil patut ditiru. Oleh karena itu,perlu digalakkan kembali dongeng anak-anak yang memotivasi untuk berprestasi, yang mendidik dan menumbuhkan keinginan untuk maju.

Tugas Para Penulis, Pendidik, dan Orang Tua Sudah selayaknya menjadi tugas para penulis Indonesia, untuk menciptakan cerita-cerita anak yang bermutu. Jika mulai hari ini saja Indonesia mampu menerbitkan karya sastra anak seperti yang dimiliki Inggris, maka jika merujuk pada penelitian McClelland, 25 tahun ke depan pertumbuhan ekonomi Indonesia akan tumbuh pesat. Tentu hal ini juga tidak terlepas peran dari para pendidik dan orang tua, untuk membiasakan siswa dan putra-putrinya membaca cerita dongeng anak yang bermutu, yang mengandung semangat berprestasi lebih banyak lagi. Karena disadari atau tidak, mental bangsa beberapa tahun ke depan, adalah sangat dipengaruhi oleh mental yang disiapkan untuk anak-anak sekarang. Para pendidik dan orang tua hendaknya benar-benar memilihkan bacaan-bacaan yang bagus untuk anak dan bisa dibacakan sebagai pengantar tidur atau saat anak mengalami kejenuhan belajar. The last but not least… saat ini pun ada begitu banyak tontonan di TV yang sangat tidak mendidik (meski tidak semua), dari mulai tontonan sinetron, berita miring, dan masih banyak lagi.  Oleh sebab itu, sangat disarankan Anda untuk bisa memilah-milah yang mana yang layak ditonton dan yang mana yang tidak. Karena tanpa disadari, setiap tontonan bisa mempengaruhi mental Anda, dan juga keluarga.

Written by Angga Sany in: Knowledge Management |
Jan
17
2011
0

Kekuatan Pikiran-Power of Mind

Otak tiap manusia terbagi menjadi dua, antara pikiran dan perasaan. pernahkah anda menyadari bahwa sebagian besar pikiran mendominasi otak manusia, sedangkan perasaan hanya dipakai pada saat tertentu saja (iba/empati/kasihan). Hal ini membuat saya terus berpikir bahwa kita sebagai manusia dapat menciptakan dunia yang aman dan damai kalau kita sebagai manusia dapat menguasai pikiran kita atau yang bisa di sebut sebagai The Power of Mind.

Ada banyak hal yang dapat ditanamkan dalam pikiran kita, mulai dari hal yang positif, bersifat membangun, sampai hal yang negatif. Semua itu tergantung bagaimana anda mengelola pikiran anda sendiri. Bagaiman cara mengelolanya? Tentu saya tidak dapat membantu anda secara langsung, akan tetapi, saya akan membantu membagikan bagaimana pengalaman saya dalam mengatur pikiran supaya daoat menciptakan suasana yang di inginkan.

Pertama, dimulai saat bangun pagi, terapkanlah 1 kata dalam pikiran anada yaitu bersyukur. Kata ini mengandung banyak hal yang dapat diungkapkan, diantara nya, bersyukur karena masih bisa bangun pagi / tidur seperti biasa tanpa kekurangan apapun, kedua bersyukur karena seberat apapun masalah yang sedang dihadapi, Tuhan masih memberikan hari esok sebagai permulaan yang baru, serta bersyukur atas setiap waktu yang telah disediakan selama 24 jam untuk menjalani hari ini dengan lebih baik dari sebelumnya.

Dengan menerapkan pikiran tersebut di pagi hari akan membuat anda merasa lega/ tenang karena akan memulai hari yang baru lagi dengan semangat yang baru, sekalipun sedang ada dalam masalah, bersyukurlah karena masalah diberikan untuk membantu kita menjadi bertumbuh menjadi lebih dewasa dan bertanggung jawab.

Hal kedua yang akan saya terapkan dalam pikiran saya adalah kalimat berikut, “Just Do the Best To make Everything seems perfect”. Kalimat ini tercipta ketika saya sedang memiliki waktu sendiri untuk mencari kalimat yang melambangkan hidupku dan akhirnya terangkailah kalimat tersebut. Karena tak ada seorang pun yang dapat membuat atau menjadi sempurna 100% tanpa ada kekurangan apapun. Karena saya menyadari hal tersebut, maka saya menerapkan dalam pikiran saya bahwa apapun yang terjadi hari ini, maka saya akan melakukan yang terbaik karena saya tak ingin membuang waktu yang berharga dengan sia-sia.

Hal terakhir yang saya terapkan dalam pikiran saya ialah, Tuhan selalu ada disaat saya membutuhkanNya. Mengapa demikian? Karena saya yakin dan percaya bahwa Tuhan tidak akan membiarkan umatNya sendiri dalam menghadapui masalah apapun. Dan selalu ada rencana yang indah di balik setiap musibah.

Kesimpulannya, Just Do The Best, To Make Everything Seems Perfect. No matter what the problem is, just stay calm..

Written by Angga Sany in: Knowledge Management |
Jan
17
2011
0

Tips Entrepreneur

Ada kala nya kita menjadi takut untuk memulai suatu bisnis baru walaupun kita yakin bahwa kemampuan / bakat yang kita miliki dapat menunjang usaha tersebut. Ambil skenario ini; anda sudah bekerja selama 20 tahun mulai dari bawahan yang paling rendah dan tidak diperhitungkan sampai menjadi seorang leader yang dihargai di kantor atau perusahaan tempat anda bekerja, dan akhirnya anda mempunyai tabungan yang cukup untuk memulai bisnis anda sendiri.

Banyak orang yang seperti anda. Sangat antusias dan penuh semangat mengejar peluang bisnis yang sedang booming dan membangun usaha milik sendiri. Namun sayang banyak pula yang gagal. Mengapa? Di bawah ini adalah berbagai perangkap dan jebakan yang sering dihadapi dan biasanya menghinggapi para entrepreneur (pewirausaha) pemula.

Tidak independen

Hal ini biasanya terjadi pada entrepereneur yang berasal dari latar belakang korporat. Mereka biasanya terbiasa dengan lingkungan kerja yang memiliki struktur organisasi besar. Terbiasa memiliki berbagai sumberdaya keuangan dan sumberdaya manusia yang kuat. Yang harus diingat, bahwa menjadi entrepreneur berarti anda memiliki dana yang sangat terbatas dan kebanyakan pekerjaan harus dikerjakan dulu sendiri.

Memilih pemodal yang salah

Kalau anda tidak memiliki dukungan dari kreditor besar seperti pemodal ventura, maka bank adalah satu-satunya pemodal yang anda miliki. Biasanya bank perkreditan cukup «nyaman», namun kalau bank komersial besar bisa memberikan layanan yang lebih baik dan sepadan dalam perhitungan usaha anda maka tidak ada salahnya juga.

Tidak punya business plan

Ini penting, lebih penting, sangat penting. Anda mungkin hanya ikut-ikutan saja. Anda mungkin terpengaruh bujukan investasi dalam bisnis-bisnis yang anda sendiri tidak paham. Anda hanya termakan iming-iming hasilnya. Kalau anda tidak punya rencana sama sekali tentang bagaimana bisnis anda akan beranjak, STOP, pikirkan lagi berbagai kemungkinan dan pilihan anda.

Tidak punya legal advice

Lagi, kalau anda memiliki corporate background, maka perusahaan anda biasanya punya tim pengacara yang memadai untuk menangani berbagai masalah hukum sehingga anda tidak perlu menghadapinya. Sekecil apapun bisnis yang anda jalankan, anda mungkin memiliki resiko hukum yang harus ditangani. Pertimbangkan untuk meng-hire seorang pengacara

Terlalu banyak kebebasan

Ya, ini seperti bertentangan dengan poin pertama di atas. Coba saya luruskan. Anda harus mempunyai setidaknya seorang ahli sebagai pendukung bisnis anda. Kalau anda perlu orang lagi maka rekrut mereka, atau masukkan mereka sebagai konsultan. Jangan berpura-pura tahu segalanya dan jangan pernah mencoba melakukan segala sesuatunya sendiri (manajemen tukang cendol). Kalau ini anda lakukan, maka anda hanya akan membebani diri sendiri sampai akhirnya menjadi tidak efektif.

Written by Angga Sany in: Knowledge Management |
Jan
12
2011
0

Bagi Partisi [share]

ungkin banyak orang yang sudah mengetahui bagaimana caranya bagi partisi pada PC/ laptop..

tapi berhubung saya baru tahu kalo bagi partisi ternyata tidak hanya bisa melalui proses format makanya saya share saja caranya barang kali masih ada yang kebingungan dalam membagi partisi harddisk(berlaku bagi harddisk internal dan external)..

step :

1. buka my computer dari start > my computer (shortcut : windows + E)

2. klik kanan pada My computer lalu pilih manage

3. setelah itu akan muncul windows computer management

4. lalu pilih disk management

5. setelah itu tinggal klik kanan pada hard disk yang akan dipartisi lalu pilih Shrink Volume

6. Akan muncul sebuah tampilan windows lagi yang meminta jumlah volume yang akan di buat pada hard disk yang baru serta terdapat keterangan mengenai total space yang tersedia dalam disk tersebut.

7. Apabila sudah selesai maka tinggal mengikuti step selanjutnya klik “next” lalu ok

8. Hasil partisi yang baru belum langsung muncul saat itu, kembali lagi ke step 1-4 lalu klik kanan pada partisi yang baru *Contoh : (E: ) lalu pilih format

9. setelah menyelesaikan step 8, maka anda telah berhasil membagi partisi pada disk anda..^^

Written by Angga Sany in: Knowledge Management |
Nov
12
2010
9

All about Android

Sistem Operasi Google Android di Ponsel memang masih tergolong baru, namun demikian Sistem Operasi Android telah mengalami perkembangan yang cukup pesat. Diciptakan sebagai tandingan iOS, Android menunjukan grafik perkembangan yang signifikan, ini tentu tidak terlepas dari dukungan-dukungan pabrikan ponsel besar yang ikut menghadirkan ponsel-ponsel bersistem operasi Android.

Android OS sendiri memilki dua versi yaitu Android dengan GMS (Google Mobile Services) dan Android OHD (Open Handset Distribution). Android dengan Google Mobile Services (GMS) dilengkapi dengan tempat dimana user bisa mengupload atau bahkan membeli aplikasi-aplikasi untuk ponselnya (android market) dan didukung sepenuhnya oleh google yang artinya dalam ponsel tersebut dilengkapi dengan fasilitas-fasilitas yang tersinkronisasi langsung dengan Google Account kita. Beberapa contoh aplikasi tersebut antara lain, Gmail, Google Contact, Google Calendar dan Youtube. Sedangkan Android dengan Open Handset Distribution (OHD) merupakan OS Android yang sangat dasar, tanpa ada support dari Google sama sekali dan tidak memiliki android market.
Sistem operasi Android akan menjadi pilihan yang baik bagi vendor-vendor smart phone karena memiliki biaya lisensi lebih murah dan sifatnya yang open source (terbuka). sifat open source tersebut membuka peluang besar untuk komunitas ataupun non komunitas IT untuk dapat mengembangkan atau membuat aplikasinya sendiri. saat ini lebih dari ribuan aplikasi yang sudah tersebar di Android market dan website blog blog pribadi.

Jika Anda berencana membeli sebuah ponsel Android, dan ingin tahu apa kelebihan dan kekurangannya, berikut ini beberapa kelebihan dan kekurangan dari ponsel dengan sistem operasi Android.

Kelebihan Handphone Android

  • Multitasking – Yups, ponsel Android bisa menjalankan berbagai aplikasi, itu artinya Anda bisa browsing, Facebookan sambil dengerin lagu.
  • Kemudahan dalam Notifikasi – Setiap ada SMS, Email, atau bahkan artikel terbaru dari RSS Reader, akan selalu ada notifikasi di Home Screen Ponsel Android, tak ketinggalan Lampu LED Indikator yang berkedip-kedip, sehingga Anda tidak akan terlewatkan satu SMS, Email ataupun Misscall sekalipun.
  • Akses Mudah terhadap Ribuan Aplikasi Android lewat Google Android App Market – Kalau Anda seneng install aplikasi ataupun games, lewat Google Android App Market Anda bisa mendownload berbagai aplikasi dengan gratis. Ada banyak ribuan aplikasi  dan games yang siap untuk Anda download di ponsel Android.
  • Pilihan Ponsel yang beranekaragam – Bicara ponsel Android, akan terasa ‘beda’ dibandingkan dengan iOS, jika iOS hanya terbatas pada iPhone dari Apple, maka Android tersedia di ponsel dari berbagai produsen, mulai dari Sony Ericsson, Motorola, HTC sampai Samsung. Dan setiap pabrikan ponsel pun menghadirkan ponsel Android dengan gaya masing-masing, seperti Motorola dengan Motoblur-nya, Sony Ericsson dengan TimeScape-nya. Jadi Anda bisa leluasa memilih ponsel Android sesuai dengan ‘merk’ favorite.
  • Bisa menginstal ROM yang dimodifikasi – tak puas dengan tampilan standar Android, jangan khawatir ada banyak Costum ROM yang bisa Anda pakai di ponsel Android.
  • Widget – benar sekali, dengan adanya Widget di homescreen, Anda bisa dengan mudah mengakses berbagai setting dengan cepat dan mudah.
  • Google Maniak – Jika Anda pengguna setia layanan Google mulai dari Gmail sampai Google Reader, ponsel Android telah terintegrasi dengan layanan Google, sehingga Anda bisa dengan cepat mengecek email dari gMail.


Kekurangan

Tak bisa dipungkiri disamping kelebihan tentu saja ada kekurangan dari sistem operasi Android ini.

  • Koneksi Internet yang terus menerus – Yups, kebanyakan ponsel Android memerlukan koneksi internet yang simultan alias terus menerus aktif. Penulis sendiri menggunakan Motorola Milestone, dan koneksi internet GPRS selalu aktif setiap waktu, itu artinya Anda harus siap berlangganan paket GPRS yang sesuai dengan kebutuhan.
  • Iklan – Aplikasi di Ponsel Android memang bisa didapatkan dengan mudah dan gratis, namun konsekuensinya di setiap Aplikasi tersebut, akan selalu Iklan yang terpampang, entah itu bagian atas atau bawah aplikasi

Mungkin banyak yang bertanya “Apa ya kelebihan Android di banding OS lainnya?”
Jawabanya sangat simpel “Karena Android itu adalah Open Source”

1. Apa Open Source itu?

OpenSource adalah gratisan? Belum tentu! tapi yang pasti sesuatu yang Open Source itu bisa kita costumize atau modifikasi dengan tujuan menyempurnakan dari yang udah ada.
Membuat aplikasi ini tanpa khawatir terbentur dengan seleksi atau batasan batasan dari pihak – pihak tertentu.
Jadi apa itu OS Android?
Android adalah mobile platform yang baru berbasis Linux (kernel 2.6). Ini memungkinkan para vendor tidak perlu membayar ijin pemakaian dalam mengeluarkan handset baru.

2. Harganya semahal Iphone?

Pasti lebih murah
HTC G1 sebagai handset ber-OS android pertama di jual di Amerika dengan harga US$ 179,99 (Rp 1,7 juta) dengan kontrak 2 tahun bersama T-Mobile.
Nah supaya nggak bingung yuk kita bahas kelemahan dan kelebihan OS Android ini

  • KELEBIHAN:

Gratis , developer aplikasi tidak perlu membayar untuk membuat aplikasi. Aplikasinya pun jadi ikutan gratis.
Didukung penuh google, artinya pengguna tersinkronisasi langsung dengan Google Account kita, contoh : Gmail, Google Contact, Google Calendar dan Youtube.
Vendor lebih rajin mengeluarin handset karena mereka tidak perlu bayar ijin pemakaian.
Pengguna tidak perlu bayar untuk men-donwnload dan meng-install aplikasi di Android.
Pemakaiannya relatif lebih user friendly.
Teknologi layar sentuh capasitive (hanya bisa dipakai dengan jari tangan, tidak bisa pakai Stylus) seperti iPhone.
Stabil, tidak mudah hang.
Aman terhadap virus.
Aplikasi game 3D berjalan lancar ini dikarenakan virtual Java machine Dalvik yang dipakai Android mantap dalam memanage memory didukung pula Linux (kernel 2.6).
Konektifitas lengkap dari Bluetooth, WIFI dan GPS yang berguna untuk multiplayer game hingga aplikasi Social Networking Service.
Aplikasi bisnis ada di Android kecuali aplikasi Microsoft Office.
Harga yang relatif lebih murah (nyaris hanya sepertiga iPhone).

  • Kekurangan:

Karena masih baru, maka belum banyak aplikasi yg tersedia untuk android, namun tidak menutup kemungkinan bakal bertambah banyak mengingat Android adalah OS open source. Hampir semua aplikasi bisa didapat gratis, dan dapat diunduh melalui fasilitas Android Market dan blog-blog pribadi.
Bagi orang yg belum pernah memakainya mungkin akan sedikit membingungkan
ponsel Android kurang nyaman jika dipakai untuk telepon.
Masih sedikit yg memakai OS ini.
Android masih mampu sedikit mengimbangi Wndows Mobile untuk terintegrasi dengan Exchange (outlook) server tanpa hambatan.
Handset apa saja yang mendukung OS ini dan tersedia di pasaran? Coba klik di Situs Resmi Android Indonesia ini.
Kelebihan yang bersifat mendasar yang banyak dimiliki OS Android ini diyakini akan menggerus pasar windows mobile, iPhone, dan bahkan Blackberry. Benarkah demikian? Yuk kita tunggu saja respon pasar terhadap OS ini, khususnya di Indonesia

Written by Angga Sany in: Knowledge Management |
Nov
03
2010
9

Enterpreneurship-Technopreneurship-Cyberpreneurship

Enterpreneurship

Menurut ekonom Perancis, Richard Cantillon entrepreneur adalah “agent who buys means of production at certain prices in order to combine them”(agen yang membeli alat produksi pada harga tertentu dalam rangka untuk menggabungkan mereka). Dalam waktu yang tidak terlalu lama, ekonom Perancis lainnya- Jean Baptista Say menambahkan definisi Cantillon dengan konsep entrepreneur sebagai pemimpin. Say menyatakan bahwa entrepreneur adalah seseorang yang membawa orang lain bersama-sama untuk membangun sebuah organ produktif. Jika diterjemahkan ke bahasa Indonesia dikenal dengan wirausaha atau wiraswasta. Berdasarkan art etimologis-nya, pengertian wiraswasta ialah keberanian, keutamaan, atau keperkasaan dalam berusaha dengan bersandar pada kekuatan sendiri.
Makna dari ‘kekuatan sendiri’ bukanlah kegiatan usaha yang dilaksanakan secara sendirian, melainkan lebih mengacu kepada sikap mental yang tidak bergantung pada orang lain. Dalam memecahkan masalah-masalah yang dihadapi, ia lebih mengandalkan pada kekuatan sendiri daripada minta bantuan orang lain. Jadi, pengertian ‘menggunakan kekuatan sendiri’ bisa dikenakan pada usaha sendiri maupun bekerja sebagai karyawan.

Technopreneurship

Tata Sutabri sebagaimana dikutip Sustyo menyatakan bahwa technopreneurship merupakan proses dan pembentukan usaha baru yang melibatkan teknologi sebagai basisnya, dengan harapan bahwa penciptaan strategi dan inovasi yang tepat kelak bisa menempatkan teknologi sebagai salah satu faktor untuk pengembangan ekonomi nasional.
Menurut technopreneurship.wordpress.com dinyatakan bahwa technopreneurship, oleh satu bagian besar, masih entrepreneurship. Perbedaannya adalah technopreneurship itu baik dilibatkan dalam mengirimkan satu produk teknologi tinggi inovatif (contohnya; Intel) atau membuat penggunaan teknologi tinggi dalam satu cara inovatif untuk mengirim produk nya ke/pada konsumen (contohnya; eBay), atau keduanya (contohnya: sebagian besar perusahaan obat-obatan).
Konsep technoprenerurship sebagaimana diungkapkan di atas pada dasarnya mengintegrasikan antara teknologi dengan keterampilan kewirausahaan (enterpreneurship skills). Dalam konsep technopreneurship ini basis pengembangan kewirausahaan bertitik tolak dari adanya invensi dan inovasi dalam bidang teknologi.
Teknologi yang dipahami dalam konteks ini tidak sekadar teknologi berupa high tech, tetapi tentu saja tidak selalu harus teknis. Teknologi hanya didefinisikan sebagai aplikasi pengetahuan pada kerja orang (human work). Dengan begitu akuntansi, ekonomi order quantity, pemasaran secara lisan, dan mentoring dirumuskan dengan baik pada dasarnya teknologi juga.

Cyberpreneurship

Belakangan ini technopreneurship menggunakan peningkatan teknologi komputer, terutama internet, untuk melakukan usaha/bisnis, mempromosikan bisnis atau bisa juga disebut ber wirausaha. Bidang tersebut dikenal dengan cyberpreneursip dan bervariasi dari setiap pengusaha. Dalam hal ini para entrepreneur melakukan promosi menggunakan brosur electronic yang dikenal sebagai homepage pada internet. Penjualan produk dan layanan juga menggunakan elektronik mail di internet.

Pembahasan :

Pendapat saya mengenai studi dari kasus di atas ialah pada dasarnya berwirausaha ialah bagus, akan tetapi diperlukan fokus pada hal tertentu sesuai dengan pembagiannya. Misalnya bagi penggemar ber-online ria di depan komputer maka ia lebih baik/ disarankan untuk memilih Cyberpreneurship, karena dalam hal ini, ia/ pemilik usaha dapat mempromosikan usahanya lewat komputer/ jaringan internet.

Written by Angga Sany in: Knowledge Management |
Oct
14
2010
0

Studi Kasus di Divisi Jasa Integrasi Teknologi – PT. INTI

Studi Kasus di Divisi Jasa Integrasi Teknologi – PT. INTI

Divisi Jasa Integrasi Teknologi (JIT) adalah salah satu divisi atau SBU (Strategic Business Unit) yang ada di PT.
INTI. Dalam pelaksanaan tugasnya, Divisi JIT dituntut untuk bisa memberikan solusi integrasi teknologi pada klienklien
PT. INTI. Ada kalanya solusi yang diberikan merupakan pengembangan perangkat lunak, perangkat keras,
atau penyesuaian (customization) terhadap perangkat lunak atau perangkat keras yang ada.

Call center atau helpdesk adalah salah satu alat untuk mendukung terjalinnya hubungan yang erat antara perusahaan
dan pelanggannya. Dengan didukung suatu knowledge base yang dimiliki berdasarkan pengalaman atau sumber
informasi lainnya, call center diharapkan dapat memberikan solusi bagi masalah yang dihadapi oleh pelanggan
dengan lebih baik lagi karena solusi-solusi tersebut merupakan hasil pengolahan informasi yang diperoleh dari
knowledge base. Pertanyaan-pertanyaan yang baru dari pelanggan dan solusi yang dihasilkan merupakan informasi
baru yang berguna untuk memperkaya knowledge base yang sudah ada. Dengan pengelolaan dan media yang
aplikasi yang tepat, ini bisa menjadi alat untuk knowledge sharing antara PT. INTI dan pelanggannya maupun bagi
pengguna internal PT. INTI.

Pembahasan :

1. Knowledge apa yang di dapat dari kasus diatas ?

Knowledge yang dimiliki oleh PT. INTI harus dikuasai oleh customer service nya, karena call center atau helpdesk adalah salah satu alat untuk mendukung terjalinnya hubungan yang erat antara perusahaan dan pelanggannya. Karena itu PT. INTI dapat melengkapi database call center dengan fitur-fitur seperti CBR yang mencakup pertanyaan atau masalah yang biasanya/ diprediksi akan ditanyakan oleh pelanggan, serta ada pula call history yang mendata waktu pelanggan menyampaikan keluhannya, masalahnya, serta cara pelayanan nya. Dan tidak lupa, karena call center merupakan penting dalam tubuh PT. INTI, karena itu perlu ada batasan waktu call center dalam melayani seorang pelanggan. Hal ini dibutuhkan untuk dapat menunjang kepuasan pelanggan terhadap pelayanan dari PT. INTI.

Written by Angga Sany in: Knowledge Management | Tags:

Powered by WordPress. Theme: TheBuckmaker. Zinsen, Streaming Audio